Lampu Kabut Mobil Di Kawasaki Ninja 250 R

Lampu Kabut Mobil Di Kawasaki Ninja 250 R


OTOMOTIFNETTampilan berbeda terkadang membuat penunggangnya makin percaya diri. Misal, tak ada salahnya mencoba tampilan lain, seperti model naked bike dengan menanggalkan fairing-nya.

Gaya yang diaplikasi di Kawasaki Ninja 250 bisa meniru tampilan tunggangan dual pur­po­se, seperti BMW K1200 yang menyematkan dua buah lampu di depan. Lampu kabut mobil bisa dijadikan pilihan, sehingga bisa dipasang terpisah.

Di pasaran lampu kabut berukuran sekitar 2,5 inci ini dijual dalam kisaran Rp 150-700 ribu sepasang. Harga lebih mahal pun juga ada. “Misal pakai lampu kabut HID,” jelas Keane Lee, dari Ashton Motorsport di kawasan Harmoni, Jakpus.

Pilihan itu memang banyak, tetapi ada cara lebih simpel bisa dilakukan. Seperti dilakukan Ipung, pengguna Kawak Ninja 250R yang bergaya naked bike. “Begitu fairing gue buka, lantas pilih lampu dari mobil,” terangnya.

Memang bukan lampu utama yang dicomotya, tetapi lampu sorot yang mirip lampu kabut. “Dijual sepasang, Rp 600 ribu gue beli,” urainya. Lantas pemasanganya sulit? Itulah yang perlu diakali kemudian. Sebabnya adalah dari bohlam yang bertengger di dalam lampu itu.




Lampu HID, sudah tersedia sepasang

Bohlam lampu V-Ixion, tak bikin kabel panas

Soket foglamp, disesuaikan dengan pasangannya

“Bohlam aslinya 60 watt, kalau dipasang di motor sinarnya redup,” ujarnya soal lampu H4 yang ada dalam lampu. Terang saja, karena ukurannya memang disesuaikan buat mobil. “Akhirnya dipilih lampu dari Yamaha V-Ixion,” ujar Ipung.

Menurutnya dudukannya sama, sehingga bisa langsung dipasang saja. “Plug n play saja, tetapi untuk menyambungkan ke sakelar lampu tidak bisa langsung terpasang,” katanya. Akhirnya perlu diakali lagi.

Kenapa? Sebab soket yang melekat pada lampu kabut itu tak sama tentunya dengan soket pada Ninja. “Sebab, kedua lampu itu akan difungsikan seperti standarnya, tetap ada lampu jauh dan lampu dekat. Ketika lampu dekat, maka yang nyala sebelah, lantas kalau lampu jauh dihidupkan, kedua lampu menyala,” alasannya.

Beruntung, lampu Yamaha V-Ixion punya dua kaki, dengan ukuran 35/35 watt. Sehingga fungsi lampu jauh dan dekat masih bisa digunakan. “Untuk lampu dekat dan jauhnya, tetap pakai kabel asli, hanya soketnya disesuaikan sama pasangan soket foglamp,” kata warga Minangkabau Dalam, Jaksel itu.

Hanya saja, agar nyala yang diinginkan bisa sesuai, yaitu saat lampu dekat sebelah lampu menyala, sementara lampu jauh keduanya menyala perlu di-jumper kabel yang terhubung dengan sakelar lampu jauhnya. “Untuk lampu jauh, keduanya di-jumper berbarengan pada salah satu kaki lampu,” tuturnya, alhasil ketika lampu jauh dinyalakan, maka keduanya akan terang.

Penggunaan bohlam V-Ixion ini memang menguntungkan, karena watt-nya kecil, kabel tak terlalu panas cahaya lampu pun terang. “Kalau bawaan lampu untuk mobil kabel panas dan cahaya redup. Bisa juga pakai bohlam milik Bajaj Pulsar sebenarnya,” terang Ipung kemudian. Nah, Ninja naked bike pun bisa beraksi di malam hari.


Penulis/Foto: Ben / Kadafi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: